PT. KA Sumut Siapkan 7.586 Tempat Duduk untuk Angkutan Lebaran
Untuk angkutan lebaran tahun 2007, PT Kereta Api (Persero) menyiapkan 7.586 tempat duduk per hari selama 22 hari masa angkutan lebaran. Persiapan mulai dilaksanakan sejak pra lebaran 03-12 Oktober, lebaran 13-14 Oktober dan purna lebaran 15-04 oktober 2007.
Demikian dikatakan Kepala Divisi Regional PT Kereta Api (Persero) Sumatera Utara Drs Mulianta Sinulingga MsTr melalui Kahumas H Hendro Budi Santoso kepada wartawan di kantornya, Jumat (28/9).
Menurutnya, berdasarkan rata-rata realisasi per hari jumlah penumpang pada masa angkutan lebaran 2006 (171.733 orang) dan perkiraan jumlah penumpang pada masa angkutan lebaran 2007 sekira 203.236 orang, diasumsikan terjadi peningkatan rata-rata 15,5 persen.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan penambahan kapasitas angkutan untuk kelas bisnis dan ekonomi. “Toleransi penambahan penumpang diberikan untuk kereta kelas ekonomi dan bisnis antara 10-20 persen (non seat),” ujarnya.
Pada masa angkutan lebaran kali ini, PT. KA menetapkan kenaikan tarif untuk kereta Bisnis dan Eksekutif. Untuk kereta Bisnis tujuan Medan-Rantau Prapat sejak 3-24 Oktober tiket naik Rp 10 ribu atau dari Rp 40 ribu menjadi Rp 50 ribu. Untuk KA Eksekutif tujuan Medan rantau Prapat, pada 3-8 Oktober tiket naik Rp 10 ribu dari Rp 60 ribu menjadi 70 ribu, pada 9-16 Oktober naik Rp 15 ribu menjadi Rp 75 ribu dan pada 17-24 kembali turun menjadi Rp 70 ribu. Khusus untuk kereta Ekonomi PT. KA tidak menaikkan harga tiket.
BUKA POSKO
Lebih lanjut dikatakannya, dalam memantau dan mengawasi penyelenggaraan angkutan lebaran 2007, pihaknya juga membuka posko dan posko pembantu di setiap stasiun kereta seperti Stasiun Besar Medan, Stasiun Binjai, Stasiun Lubuk Pakam, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Siantar, Stasiun Kisaran, Stasiun Rantau Prapat dan Stasiun Tanjung Balai. Pihaknya juga dibantu tenaga pengamanan dari unsur Polri dan Pramuka.
Untuk keamanan dan ketertiban, dia meminta agar penumpang tidak menempatkan diri di persambungan kereta atau cabin lokomotif, tidak membeli tiket dari siapapun selain dari loket, tidak memaksakan diri naik KA apabila telah penuh dan dianjurkan naik KA berikutnya, tidak membawa barang bawaan yang berlebihan serta tidak memakai perhiasan mencolok.
Sebagai bentuk kemudahan bagi penumpang, pembelian tiket sudah dilayani mulai 30 hari sebelum keberangkatan di lokasi pemesanan tiket Jalan Merak Jingga Medan dan pembelian langsung di stasiun saat keberangkatan.
HUT PT.KA
Sementara itu, pada upacara HUT ke-62 PT. KA, Jumat (28/9 pagi, Direktur Utama PT.KA Ronny Wahyudi dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Divisi Regional PT Kereta Api (Persero) Sumatera Utara Drs Mulianta Sinulingga MsTr menyatakan, saat ini perubahan lingkungan strategis perusahaan telah berkembang sangat cepat sehingga suasana persaingan semakin ketat. Kondisi ini memaksa perusahaan harus meningkatkan mutunya, efisiensi dan terpenting terus memperbaiki pelayanan kepada pelanggan.
Dalam kesempatanitu, dia mengingatkan seluruh jajaran PT KA selalu mengutamakan keselamatan dan pelayanan prima, khususnya saat lonjakan penumpang pada masa angkutan lebaran.(Dikutif K.07 dari H.U Analisa, 29/9/07)