Prestasi Kinerja DAOP I Jakarta

_1179228576.jpg

Melalui evaluasi kinerja pada Raker PT KA Semester I di Bandung, Daop I Jakarta mendapat penilaian terbaik dalam pencapaian kinerja. Pada bagian lain, melalui forum Excecutive Meeting Divisi Properti di Cipanasa, Garut, Seksi Properti Daop I juga meraih penghargaan atas pencapaian kinerja terbaik. Meskipun antara Kadaop I dan Kasi Properti I memiliki jalur hirarki manajemen yang berbeda, namun kita patus apresiate kepada kawan-kawan di Daop I Jakarta atas prestasi yang dicapai pada tahun 2006. Teriring harapan semoga prestasi ini dapat memberikan konstribusi yang sebesar-besarnya dalam proses penyehatan PT Kereta Api (Persero) secara menyeluruh. Daop I dengan kekayaan potensinya memang menjadi tumpuhan harapan kita semua, baik seluruh Daop di Jawa maupun Divre di Sumatera. Jadi, meskipun prestasi di masa mendatang tidak lagi pada Daop I, paling tidak kita berharap kinerja Daop I tidak akan mundur dibandingkan tahun 2006, bahkan lebih maju dan maju lagi.

Apa saja yang dilakukan jajaran Daop I Jakarta sehingga meraih penilaian terbaik dalam pencapaian kinerja ? Jawaban pertanyaan ini perlu kita sampaikan untuk menjawab persepsi yang tumbuh dan berkembang selama ini, bahwa siapa pun yang menjadi Kadaop I pasti akan berhasil mendongkrak kinerja. Sebab, Jakarta memang merupakan Asal sekaligus Tujuan yang strategis bagi arus dan mobilitas angkutan penumpang di Jawa. Tapi, orang Madura bilang, ora meste. Sebab, prestasi kinerja tidak semata-mata ditentukan oleh potensi yang ada. Bagaimanapun besarnya potensi, kalau managerial style seorang Kadaop selaku Leader tidak matching dengan potensi yang ada, tidak tertutup kemungkinan kinerja yang dihasilkan menjadi jeblok. Oleh karena itu, sekali lagi kita patut memberikan apresiate kepada kawan-kawan kita di Daop I, baik Pak Kadaop maupun para Kasi dan jajaran tingkat pelaksana, yang dipastikan ikut andil dalam pencapaian prestasi ini.

Gaya manajemen Daop I belakangan ini memang penuh dengan gebrakan. Walaupun resiko operasi di Daop I Jakarta demikian tingginya, karena selain frekuensi perjalanan KA yang tinggi, gejolak sosial juga tak kalah tinggi, bahkan konsumen yang merasa tidak puas atas pelayanan KA juga bisa menimbulkan ekses sosial seperti yang terjadi di Parungpanjang, sejumlah penumpang KA memblokade KA Rangkasbitung. Padahal, di antara mereka pelaku blokade KA di Rangkasbitung, tidak tertutup kemungkinan juga merupakan penumpang liar atau free-riders, yang disebut-sebut populasinya mencapai 30 %. Belum lagi dampak minimnya lapangan kerja, sehingga sejumlah stasiun di bilangan Jakarta menjadi alternatif mencari nafkah. Akibatnya, sejumlah kios menjejali pelataran dan peron stasiun. Ditambah lagi dengan problem sosial urbanisasi, yang mengakibat kan sepanjang sisi jalan rel di bilangan Jakarta dijejali dengan pemukiman kumuh.

Tetapi semua ini tidak dibiarkan begitu saja oleh Mas Judarso. Secara bertahap dan pasti semua dibereskan. Sejumlah kios pedagang, dirasionalisasi, sehingga tersedia ruang untuk kepentingan publik yang lebih leluasa dan kekumuhan stasiun berubah menjadi kenyamanan. Free Riders, digebrak melalui operasi penertiban, PS bahkan ada gerakan yang disebut One Day Ticket sebagai upaya penertiban. Penghunian lahan sisi jalan rel yang beresiko tinggi terhadap keselamatan, juga tidak dibiarkan begitu saja, operasi penertiban juga dilakukan di Pasar Gaplok. Sementara Seksi Properti Daop I Jakarta, juga tidak tinggal diam, loby ke Pemda dengan gigih dilakukan, sehingga dihasilkan kesepakatan Pemda DKI, menegaskan peruntukan lahan di bawah jalan rel layang antara Manggarai – Jakarta ansich untuk kepentingan operasi KA. Apa yang KONTAK ungkap mungkin merupakan bagian kecil dari yang dilakukan kawan-kawan kita di Daop I Jakarta. Tetapi, sungguh ini merupakan suatu yang patut kita jadikan acuan, belajar dari sejumlah gebrakan yang dilakukan, tidak hanya pada aspek keselamatan, tetapi juga kenyamanan, serta keasrian lingkungan perkeretaapian kita. Kata kuncinya adalah Peduli. Kita semua harus peduli, We Care More !!, Semoga !!