“APIKA” Sebagai Media Social Education

_1185111782.JPG

Komunitas Artis Peduli Kereta Api (APIKA) antara lain Agus Wisman, Ami Zein, Cici Tegal, Iga Mawarni, Ingrid Widjanarko, Jhody, Nina Tamam (Warna), Sita (RSD) dan Widi (AB-Three), memanfaatkan Minggu pagi (22/7) dengan naik KRL Ekonomi ber-AC Tanahabang – Serpong. Melalui siaran pers yang diterbitkan “Massardi Communications” selaku pihak yang menangani kegiatan ini, event ini merupakan bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi perkeretaapian di tanah air. “Tujuan kami selain ingin mencoba KRL Ciujung dengan tiket elektronik ANY, sekaligus mewujudkan kepedulian terhadap kondisi perkeretaapian Indonesia saat ini. Tidak hanya prihatin atas berbagai musibah, juga prihatin terhadap berbagai bentuk pencurian perlatan dan perlengkapan KA, yang tentu sangat membahayakan,” kata Ingrid Widjanarko, Koordinator APIKA.

Setelah naik di atas KRL, sesaat menjelang berangkat dari stasiun Tanahabang, komunitas artis ini berkumpul dan mengacungkan tiket elektronik seraya meneriakkan yel-yel, Aman, Nyaman, Yakin, singkatan dari ANY. “KRL Ciujung berkelas ekonomi tetapi berfasilitas AC, menjanjikan keamanan dan kenyamanan, sehingga harus disambut dengan baik dan diapresiasi oleh semua pihak. Sebab, ini merupakan moda transportasi baru yang ekonomis, aman dan nyaman. Jadi, melalui kesempatan ini kami himbau agar masyarakat pengguna jasa KRL Ciujung untuk selalu membeli tiket, serta mengembalikan tiket tersebut setelah turun dari KA dan keluar dari pelataran stasiun. Juga kami himbau untuk tidak naik KRL Ciujung tanpa membayar, apalagi naik di atas atap KRL,” demikian dikatakan Agus Wisman di atas KRL Ciujung dalam perjalanan menuju stasiun Serpong.

Sementara Cici Tegal, yang pagi itu mengenakan busana Muslimah berpesan agar masyarakat yang tinggal di sepanjang jalan rel yang dilalui KRL Ciujung ikut peduli dan berpartisipasi mengamankan aset perkeretaapian, misalnya terhadap pencurian kabel dan peralatan jalan KA lainnya. Juga mengingatkan putra/putrinya untuk tidak melempari KRL yang sedang melintas, karena itu akan sangat membahayakan. Tentang tiket ANY itu sendiri, menurut Ingrid tidak hanya mengandung arti Aman, Nyaman dan Yakin, tetapi juga harus tetap ekonomis tarifnya, tepat waktu jadwalnya, serta dapat dipakai secara anytime, anywhere pada jalur yang dilalui. Baik selama perjalanan di atas KRL Ciujung maupun setibanya di stasiun Serpong, sejumlah artis ini tidak luput dari kejaran sejumlah pers yang meliput event ini (www.keretaapi.com)